Sholawat ini banyak diamalkan oleh para waliyullah, para ulama atau para kiyai sebab selain keistimewaannya sebagai penarik rezeki juga sebab bacaannya yang pendek dan singkat.

Sholawat jibril ini termasuk Shalawat Nabi yang terpendek, dimana pengamalannya akan menerima rezeki tidak terduga dari segala arah, Ini sering kali diijazahkan oleh para sesepuh dan para kyai pada lazimnya

Selama ini orang mengetahui sholawat Nabi sebagai amalan pembawa barokah, amalan yang pahalanya akan bisa dirasakan di akhirat dan menerima kemudahan di dunia. Tetapi ada salah satu sholawat yang khasiatnya ialah sebagai pembuka pintu rezeki.

Sholawat ini dikenal sebagai shalawat Jibril. Sholawat Jibril juga biasa disebut sebagai sholawat Jabroil, dimana sholawat ini ialah salah satu amalan penarik rezeki paling kuat.

Sholawat ini juga termasuk Shalawat Nabi yang terpendek, dimana pengamalnya akan menerima rezeki tidak terduga dari Seluruh Penjuru / segala arah. Shalawat ini sering kali diijazahkan oleh para sesepuh dan para kyai pada lazimnya.

Sholawat ini banyak diamalkan oleh para waliyullah, para ulama atau para kiyai sebab selain keistimewaannya sebagai penarik rezeki juga sebab bacaannya yang pendek dan singkat.
Bacaan Sholawat Jibril / Sholawat Jabroil

صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد

SHOLLALLOHU A’LA MUHAMMAD

Adapun untuk menerima keberkahan sholawat Jibril ini, silahkan dibaca sebanyak 1000 (seribu) kali atau 3333 (tiga ribu tiga ratus tiga puluh tiga) kali. Dapat juga dibaca lebih banyak ialah sejumlah 7.000 (tujuh ribu) kali atau 10.000 (sepuluh ribu) kali tiap hari, atau bisa juga anda baca sebanyak anda sanggup. Bahkan ada yang mengijazahkan sampai bilangan 15.000 (lima belas ribu) kali dalam satu majlis (untuk tahapan tinggi).

Hal yang perlu digaris bawahi dalam mengamalkan sholawat Jibril ini bukanlah jumlahnya, tapi konsistensinya. Jika anda amalkan dengan istiqomah karenanya manfaatnya akan lebih terasa ketimbang anda baca dalam jumlah banyak tapi tidak istiqomah. Sekali lagi ingat, yang penting untuk amalan sholawat tiap hari ialah istiqomahnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *